Latest Post

Ascend Mate7, Phablet Cerdas Besutan Huawei Akan Masuk Pasar Indonesia


Setelah di perlihatkan pertama kali di ajang IFA 2014 yang berlangsung di Berlin, Huawei secara perlahan-lahan mulai mengumumkan kehadiran smartphone terbarunya, Huawei Ascend Mate7. Menariknya, perangkat telekomunikasi pintar besutan Huawei tersebut tidak lama lagi akan tersedia di pasar Indonesia.
 
Setidaknya, itulah informasi pembuka yang dijabarkan oleh Henry Hsiao, Marketing & Solution Director of Consumer BG Device Business Department, Huawei di hadapan sejumlah media TI di Jakarta, Rabu (15/10) mengenai kehadiran Ascend Mate7. Tak hanya itu, Henry juga memaparkan lebih dalam beberapa fitur unggulan yang terdapat di dalam smartphone dengan bentang layar 6 inci tersebut.
 
Berbicara dapur pacu yang disematkan, Ascend Mate7 hadir dengan dukungan prosesor octa core Huawei Kirin 925 yang terdiri dari empat chipset A15 berkecepatan 1,8 GHz dan chipset A7 berkecepatan 1,3 GHz. Ditambahkan oleh Henry bahwa seluruh prosesor yang digunakan secara otomatis telah dikonfigurasi tergantung dari daya yang dibutuhkan untuk sebuah aplikasi atau fungsi khusus.
 
"Smartphone ini dapat menghemat baterai hingga 50 persen dengan secara otomatis saat menggunakan inti A7 untuk memberikan daya ke beberapa palikasi standar yang biasa digunakan oleh konsumen. Selanjutnya akan berganti ke inti A15 jika pengguna menjalankan aplikasi yang membutuhkan daya performa tinggi, seperti bermain game misalnya," ujar Henry.
 
 
Fitur lainnya yang turut disematkan oleh Huawei ke dalam smartphone ini adalah akses single-touch fingerprint. Lewat fitur yang terpasang utuh di bagian belakang (back cover) smartphone, pengguna bisa mengakses perangkat tanpa perlu lagi mengetikkan kata sandi atau password di atas layar.
 
Huawei mengklaim, fitur single-touch fingerprint memungkinkan pengguna membuka ponsel 80 persen lebih cepat dibandingkan perangkat yang masih menggunakan pilihan sweeping recognition. Memiliki ukuran 9,16 x 9,16 mm, sistem pembaca sidik jari tersebut mampu menyimpan hingga 5 jenis sidik jari.
 
Smartphone ini juga memiliki rasio 508 PPI yang lebih tinggi untuk meningkatkan keakuratan sistem pembaca. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi melakukan swipe berulang kali sebelum membuka perangkat. Dukungan ARM TrustZone juga mampu menyimpan secara enkripsi sidik jari dalam chipset-nya untuk perlindungan yang lebih optimal oleh SecureOS.
 
Untuk konektivitas, Ascend Mate7 telah ditopang dengan LTE Cat6. Huawei juga mengklaim dengan adanya dukungan konektivitas berkecepatan tinggi, menjadikan smartphone ini memiliki kecepatan unduh hingga 300 Mbps. Dukungan lainnya yang tak kalah menarik adalah kapasitas baterai Li-Polimer yang disematkan ke dalam smartphone ini, yakni sebesar 4100 mAh.
 
Ascend Mate7 terlihat lebih ramping dengan dimensi 157 x 81 x 7,9 mm dan berat hanya sekitar 185 gram, namun smartphone ini mampu menampung baterai berkapasitas besar. Lewat presentasinya, Henry juga meyakinkan media bahwa baterai Li-Polimer 4100 mAh yang terpasang di Ascend Mate7 mampu bertahan lebih dari dua hari untuk pemakaian normal.
 
"Huawei serius untuk merancang Ascend Mate7 dengan material logam dan menampilkan struktur interior yang terbuat dari campuran alumunium yang kokoh guna mengurangi panas berlebih. Tak hanya itu, smartphone ini juga memiliki bagian belakang yang secara ergonomis sedikit melengkung untuk pengoperasian lebih mudah dengan hanya satu tangan," tambah Henry .
 
Dengan tampilan in-cell LTPS 6 inci Full HD yang mengkonsumsi daya lebih rendah dan teknologi JDI Nega-NEO untuk rasio high-contrast 1500:1, Ascend Mate7 mampu menampilkan gambar lebih tajam. Smartphone ini juga dibekali dengan kamera utama 13 MP yang telah mengadopsi Sony BSI Sensor generasi keempat. Sedangkan untuk kamera depan, Huawei hanya membekalinya dengan sensor 5 MP.
 
Dukungan lainnya, Ascend Mate7 akan meluncur dengan EMUI 3.0, yakni antarmuka terbaru yang lebih intuitive dan memudahkan pengguna untuk mengoperasikan smartphone tersebut lewat satu tangan. Selain itu, desain timeline baru juga digunakan secara luas untuk meningkatkan konsistensi dan kegunaan pemakaian di beragam aplikasi. 
 
Tertarik untuk meminang Ascend Mate7? Anda harus sedikit bersabar karena Huawei baru akan mengumumkan soal ketersedian smartphone tersebut di pasar Indonesia pada hari Kamis (16/10) di acara "Peluncuran HUAWEI Ascend 7 Series" yang akan berlangsung di Hotel  JW Marriott.  
 

ASUS Hadirkan Perangkat Mobile 2-in-1, PadFone X Mini


PadFone X Mini, merupakan generasi terbaru PadFone yang dikeluarkan oleh ASUS. Smartphoine ini merupakan tipe smartphone unik yang menggabungkan antara dua unit perangkat berbeda, yaitu smartphone 4 inci dan tablet 7 inci yang menjadikannya sebagai perangkat mobile 2-in-1.
Selain didukung dengan prosesor dual-core Intel Atom Z2560 1.6GHz 2x2 serta Intel Hyper-Threading Technology, PadFone buatan ASUS ini juga dibekali dengan Android 4.4 (KitKat) dan ASUS ZenUI, RAM 1GB, penyimpanan internal 8 GB, serta slot microSD untuk ekspansi ruang penyimpanan hingga 64 GB. Pada bagian layar, unit smartphone PadFone X Mini mengusung panel IPS+ 4 inci (854 x 480 piksel) FWVGA, sedangkan unit tablet hadir dengan panel IPS+ 7 inci (1.280 x 800 piksel) WXGA.
Tak hanya itu, ASUS PadFone X Mini ini juga didukung oleh prosesor Intel Atom dan Intel Solusi LTE. Yang menarik, perangkat ini memiliki fitur Dynamic Display yang memberikan transisi pergantian dari layar smartphone 4 inci ke tablet 7 inci dengan resolusi berbeda secara mulus. Untuk konektivitas, selain menawarkan  Wi-Fi 802.11 b/ g / n dan Bluetooth 4.0, perangkat ini juga mengusung konektivitas 4G LTE: B4/ B17 / B2 / B5 kategori 3 dan konektivitas 3G 850/ 1900/2100 dan 2G 850/900/1900/1900 sehingga menjadikan PadFone ini memiliki kecepatan koneksi yang mumpuni di kelasnya. Sementara untuk fotografi, tersedia kamera 5MP di bagian belakang smartphone dan 2MP dibagian depan, serta 1MP pada tablet.
ASUS PadFone X Mini saat ini bisa ditemukan di AT&T dengan harga US$199.99 mulai 24 Oktober mendatang. Akankah Padfone ini dijual di Indonesia?
 

ASUS Hadirkan GR8 Mesin Gaming ‘Konsol’ Terbaru


Belum lama ini ASUS Republic of Gamers memperkenalkan sebuah mesin game konsol generasi terbaru yang dijuluki GR8. Dengan desain yang unik, ASUS menyatakan model ini sanggup memberikan solusi performa tinggi yang selama ini dinanti oleh para gamer. ASUS mengatakan bahwa pembuatan alat ini sebenarnya terinspirasi dari desain game konsol, hal tersebut terlihat dari bentuk uniknya yang menyerupa sebuah game konsol.
Untuk menjadikannya sebagai mesin game konsol yang mumpuni, dengan berat 2.82 pon,  ASUS membekali GR8 dengan prosesor Intel-Core i7-4510U yang disandingkan dengan Nvidia GeForce GTX 750Ti sebagai GPU serta 2GB VRAM GDDR5. ASUS juga menyediakan slot SO-DIMM yang dapat diberikan muatan hingga 16GB 1600 MHz DDR3. ASUS juga membekali dengan hard drive 2.5 inci sebesar 1TB 7200 RPM atau SSD 2.5 inci 256 GB. Yang lebih menarik lagi, ASUS juga memberikan 100Gb penyimpanan langsung menuju ASUS WebStorage.
Untuk konektivitas, ASUS memberikan Gigabit Ethernet dan Wireless AC untuk melengkapi PC gaming ini. untuk sambungan input, GR8 juga menyediakan 2 port USB 2.0 di bagian depan jugaheadphone dan microphone jack. Kurang puas? Di bagian belakang juga terdapat audio jack, s / PDIF optical out, HDMI port yang tentunya support 4K dan display port jack serta USB 3.0 dan Kensington lock. RG8 juga menyediakan konektivitas Bluetooth.
 

Sony Akan Update Seluruh Seri Xperia Z ke Android Lollipop


 Sehari setelah Google mengumumkan update Android Lollipop, beberapa vendor smartphone Android global sudah mulai mengumbar janji update untuk beberapa seri ponsel lawas mereka. Diawali dengan Motorola dan HTC, kali ini giliran Sony yang mengumumkan rencana update Android Lollipop mereka.
 
Sony memasikan kalau seluruh jajaran Xperia Z, yaitu Xperia Z, Xperia ZL, Xperia ZR, Xperia Tablet Z, Xperia Z1, Xperia Z Ultra, Xperia Z1 Compact, Xperia Z2, Xperia Z2 Tablet, Xperia Z3,Xperia Z3 Compact, dan Xperia Z3 Tablet Compact, akan mendapat update Android Lollipop mulai tahun 2015 mendatang. 
 
Yang pertama kali akan mendapatkan update ini adalah Xperia Z Ultra Google Play Edition dan diikuti oleh seri Xperia Z3 dan Z2 diawal tahun depan. Sony memang tidak memastikan update software ini untuk pemilik seri Xperia lainnya, tetapi bukan tidak mungkin Sony akan menambah panjang daftar smartphone mereka yang mendapat update Lollipop dalam beberapa waktu kedepan.
 

Akan Hadir Baterai yang Langsung Terisi 70% dalam Hitungan 2 Menit!


 
Secanggih apa pun notebook, smartphone, tablet, atau gadget yang Anda miliki saat ini, selalu ada satu kesamaan limitasi, yakni daya tahan baterai (battery life) pada setiap device. Kenyamanan memakai beragam feature canggih yang diusung setiap device menjadi terganggu di saat baterai “memaksa” penggunanya segera melakukan “ritual harian” mengisi baterai.
 
Para peniliti di Nanyang Technological University memilih metode pengisian (charging) baterai yang mirip dengan metode VOOC Rapid Charge yang sudah diterapkan produsen Oppo pada smartphone-nya Find 7 dan Find 7a. Apabila Oppo mengusung teknologi charging baterai hingga 75% dalam waktu 30 menit, para peniliti NTU berhasil mengembangkan baterai yang terisi hingga 70% hanya dalam waktu 2 menit.
 
Bukan hanya cepat, tetapi baterai Lithium-ion baru ini pun diklaim 10x lebih awet usianya dibandingkan baterai yang beredar saat ini. Baterai tersebut bisa melewati siklus charging hingga 10 ribu kali. Bandingkan dengan baterai saat ini yang hanya memiliki siklus 500 kali. Prisip yang diterapkan mereka sederhana. Apabila baterai Lithium-ion standar masih menggunakan graphite anode, baterai baru menggunakan bahwan material baru yaitu titanium dioxide anode.
 
Gel Titanium dioxide dianggap bukan hanya membuat baterai lebih awet, tetapi nanotube mini yang diterapkan dianggap dapat mempercepat proses charging secara signifikan. Dampak buruk pada proses manufaktur gel ini secara skala besar pun belum ditemui saat ini. Tabung Titanium juga masih tergolong eknomis dan mudah diproduksi massal. Hingga saat ini pun, material ini masih digunakan secara luas di industri mobil listrik karena karakteristiknya yang awet dan cepat terisi. Kita tunggu saja, apakah penerapan teknologi di industri mobil ini bisa menjalar pula pada gadget dan smartphone.
 

13 Smartphone Samsung yang Kebagian Update Android 4.4.4 KitKat



Google dan komunitas Android sekarang ini sedang bersiap untuk kedatangan updateAndroid L yang akan dirilis pada bulan ini berbarengan dengan seri Nexus terbaru. Namun, bukan berarti smartphone-smartphone generasi lawas harus terlupakan untuk mendapat update Android KitKat.
Bahkan rajanya smartphone Android, Samsung, memiliki ponsel flagship yang masih belum mendapat update Android KitKat 4.4.4 terbaru. Tetapi jangan langsung bersedih hati, karena sebuah bocoran roadmap rencana update Samsung memperlihatkan akan ada 13 seri smartphone yang kebagian update Android 4.4.4 KitKat dengan empat diantaranya akan mendapat updatebulan ini.
Menurut bocoran tersebut, dua seri Galaxy S5 dan dua seri Galaxy Note 3 sudah akan segera mendapat update Android 4.4.4 KitKat bulan Oktober ini. Update KitKat 4.4.4 untuk Galaxy S4, Galaxy S4 LTE, dan Galaxy Note 3 Neo statusnya sedang dalam masa Final Testing dan diprediksi akan siap rilis bulan November mendatang. Untuk pemilik Galaxy Note 2, Samsung juga sedang ‘mengusahakan’ untuk menerima update ini.
Sayangnya, tidak ada informasi lanjutan mengenai seri smartphone lainnya yang akan kedapatanupdate ini. Mengingat Galaxy Note 2 saja bisa mendapat update ini, bagaimana dengan nasib seri Galaxy S3?
 

SPC S-PB06: Sebagai Lampu Senter Saat Darurat

Harga: Rp125.000

Kelebihan:
- Dapat berfungsi sebagai lampu senter
- Desain dan bahan menggunakan aluminium

Kekurangan:
- Lampu membuat baterai cepat habis

Highlights:
SPC S-PB 06 menggabungkan dua fungsi yang berbeda. Selain berfungsi sebagai penyimpan daya, SPC S-PB 06 juga memiliki fungsi lain sebagai lampu senter. Anda dapat menggunakan dengan mudah.

Unik dan berbeda. Itulah konsep yang dihadirkan SPC dalam produk powerbank yang satu ini. SPC S-PB 06 menggabungkan dua fungsi yang berbeda. Selain berfungsi sebagai penyimpan daya, SPC S-PB 06 juga memiliki fungsi lain sebagai lampu senter. Anda dapat menggunakan dengan mudah. Caranya, tekan tombol power dua kali untuk menyalakan lampu LED yang terdapat pada salah satu ujungnya. Sedangkan pada ujung satunya terdapat sebuah slot USB, mini USB input, dan tombol power.
 
Powerbank berbentuk silinder dengan diameter 22 mm dan panjang 110 mm ini dibalut dengan bahan dasar aluminium sehingga benar-benar menyerupai sebuah lampu senter kecil.
 
SPC S-PB 06 menggunaan baterai Samsung dengan kapasitas daya 3300 mAh. Dengan daya output 5V / 1A, SPC S-PB 06 mampu mengisi baterai maksimal hingga dua kali. Ada satu lampu indikator dengan dua warna yang berbeda. Hijau menandakan baterai masih memiliki isi, sedangkan merah menandakan baterai dalam keadaan kosong. 
 
DATA TEKNIS
CAPACITY: 3300 mAh battery
OUTPUT POWER: DC 5V 1A
USB OUTPUT: 1
BOBOT: 75 gram
DIMENSI: 2,2 mm (diameter) x 110 mm
 

Categories

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seluler Pilihan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger